Resensi The Devil's Whisper


Judul : The Devil’s Whisper
Penulis : Miyuki Miyabe
Penerbit : Serambi
Penerjemah : Nadya Andwian
Bahasa : Indonesia
Tahun Terbit : April 2012
Halaman : 416

           Mamoru Kusaka seorang murid SMA yang baru sembilan bulan tinggal bersama bibi, paman, dan sepupunya Maki di pusat kota Tokyo. Mamoru adalah seorang siswa yang cerdas, dia mulai tinggal bersama bibinya setelah ibunya meninggal, sementara tidak ada yang tahu dimana keberadaan ayahnya. Yang dia ingat ayahnya pergi meninggalkan ibunya dan dirinya ketika masih berusia 4 tahun. Ayahnya dituduh atas pengelapan dana publik. Suatu ketika sebuah tragedi terjadi pada keluarga baru Mamoru, pamannya ditangkap polisi atas tuduhan kelalaian mengemudi sehingga menabrak seorang gadis hingga tewas, gadis tersebut bernama Yoko Sugano.

Kematian Yoko Sugano menimbulkan kecurigaan bagi Mamoru, menurut pengakuan bibinya, sang paman tidak menerobos lampu merah karena ketika dia menyetir lampu telah berubah ke hijau. Menurut pengakuan pamannya Yoko lah yang berlari kejalanan dan muncul tiba-tiba didepan mobil seperti ada seseorang yang mengejarnya. Tapi sayang tidak ada satupun saksi yang bisa membebaskan pamannya dari tahanan polisi. Sebelum meninggal Yoko Sugano sempat mengucapkan kata "Mengerikan sekali, mengerikan! Tega sekali dia? Rasa curiga dan penasaran Mamoru akan sosok Yoko Sugono menghantarkan dia ke apartemen tempat tinggal Yoko. Mamoru mulai menelusuri kehidupan Yoko sampai dia sadar bahwa ada yang tidak beres dengan Yoko, dan Mamoru berpendapat bahwa Yoko tidak bunuh diri melainkan ada seseorang yang sengaja membunuhnya. 

Fakta demi fakta akhirnya terjawab. Kematian Yoko Sugano bukan atas dasar bunuh diri ataupun akibat kelalaian pamannya, tetapi Yoko dibunuh. Tapi, siapa orang yang tega membunuh Yoko? Apa motif yang diinginkan sipelaku? Apakah kematian Yoko Sugano ada benang merahnya dengan kematian Fumi Kato dan Atsuko Mita? Ketika Mamoru menyadari ada satu gadis lagi yang akan menjadi korban akankah dia bisa menyelamatkan gadis tersebut? Dan apakah Mamoru dapat menemukan keberadaan sang ayah? Jawabannya semua ada didalam The Devil’s Whisper.

Kelebihan

Sang penulis sangat  detail menuliskan plot-plot yang ada di dalam cerita buku ini. Ketika membaca buku ini, kita serasa benar-benar berada di Jepang era 80-an. Selain itu, cerita yang dibangun oleh penulis sangat menarik. Anda akan menemukan ketegangan disetiap halamannya dan tak ingin segera beranjak karena rasa penasaran akan kejadian-kejadian apa yang akan terjadi dihalaman berikutnya.

Kekurangan

Pada halaman-halaman awal buku ini saya merasa bosan karena penulis terkesan terlalu bertele-tele dalam menjabarkan para tokohnya selain itu, endingnya pun terasa kurang greget tidak sebanding dengan ketegangan-ketegangan yang dihadirkan dijalan ceritanya.



  

Previous
Next Post »
Thanks for your comment

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER