Resensi The Husband's Secret


Judul : The Husband’s Secret
Penulis : Liane Moriarty
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tanggal Terbit : 2016
Penerjemah : Lingliana
Bahasa : Indonesia


Blurb

Sebuah novel yang membuat kita berpikir tentang sejauh mana kita mengenal pasangan hidup dan diri sendiri... Bayangkan suamimu menulis sepucuk surat kepadamu yang baru boleh dibuka setelah kematiannya. Bayangkan juga bahwa surat itu berisi rahasia terdalam dan tergelap yang dapat menghancurkan bukan hanya kehidupan keluargamu, tapi juga kehidupan orang lain. Kemudian bayangkan, kau tak sengaja menemukan surat itu ketika suamimu masih hidup... Cecilia Fitzpatrick harus memilih apakah ia akan memuaskan rasa penasarannya atau melupakan keberadaan surat tersebut sama sekali. Namun, rasa penasaran itu sangat kuat. Dan berbahaya. Tidak percaya? Tanya saja kepada Pandora.


***********

Apajadinya jika kau telah bertahun-tahun hidup dengan pasangan mu, dan kau baru mengetahui rahasia besar yang dia simpan selama ini dari mu? Menceraikannya, pura-pura tidak tau, atau memafkannya?
Itulah yang dialami Cecilia Fitzpatrick selama ini. Kehidupannya sangat bahagia dan nyaris sempurna. Dia punya segalanya. Suami tampan yang sangat menyayanginya, John Paul Fitzpatrick. Anak yang cantik-cantik dan pintar. Pendapatan yang besar dari penjualan Tupperware. Belum lagi aktivitasnya sebagai ketua asosiasi orang tua murid. Semuanya nyaris sempurna. Tapi, ini kehidupan fren....... gak ada yang sempurna karena kesempurnaan itu milik Allah :D Karena apa yang kita lihat sempurna diluar belum tentu sempurna didalam (agak lari dikit). Begitupun kehidupan Cecilia, kebahagiaan Cecilia runtuh seketika saat dia menemukan dan membaca surat yang ditulis Joh-Paul. Apa sebenarnya yang ditulis Jon-Paul didalam surat itu sampa-sampai dia tidak percaya lagi pada suami yang sangat dicintainya itu?
Lalu mengapa Jon-Paul menulis surat jauh-jauh hari bahkan saat hari kelahiran anak pertama mereka dan diperuntukkan buat istrinya ketika dia mati kelak?
Semua pertanyaan-pertanyaan tersebut ada dalam novel bersampul minimalis nan elegant ini (menurut saya....hahhaha).
Selain kisah Cecilia dan John-Paul. Didalam novel ini sebenarnya juga ada kisah tokoh-tokoh lainnya yang juga mengalami masalah dalam kehidupannya. Ada kisah Tess yang rumah tangganya juga mengalami masalah. Tess harus menerima kenyataan bahwa suaminya, Will berselingkuh dengan Felicity, sepupunya yang sudah dianggap seperti saudara kembarnya sendiri. Lalu ada kisah Rachel yang tidak bisa move on setelah kematian Jenie putri yang sangat disaynginya. Janie merenggang nyawa karena dibunuh. Bahkan setelah bertahun-tahun misteri kematiannya walaupun Rachel telah lama menaruh curiga kepada Connor Whitby.

Bagaimana rumah tangga Cecilia denga John-Paul setelah mengetahui isi surat tersebut?
Lalu bagaimana dengan rumah tangga Tess dan Will? Apakah Will akan tetap memilih Felicity atau malah Tess kembali kepelukan mantan pacarnya di Sydney?
Lalu siapakah sebenarnya yang membunuh Jenie?
Dapatkah Rachel membuktikan kalau Connor adalah pembunuh Jenie?
Ayo fren.....cari jawabannya didalam buku yang menurut saya lumayan tebal ini.

“Sayangku Cecilia, kalau kau menemukan ini, berarti aku sudah mati”

Saatnya penilaian........... sebenarnya kisah yang ditampilkan dalam buku ini sangat bagus dan kompleks. Penulis menuturkan plot-plotnya sangat detail sehingga kita seperti tidak membaca novel yang bersetting diluar negeri. Narasi yang ditulis sang penulis juga cukup bagus walaupun terkadang agak jenuh membaca narasinya. Tokoh-tokoh didalam novel ini juga dijabarkan sangat detail memakai sudut pandang orang ketiga. Tapi.........tetap aja ada beberapa hal yang membuat saya sedikit jenuh membaca novel ini. Jalan ceritanya sedikit sudah bisa ditebak pada perempat bagian buku ini. Saya sudah bisa menebak apa yang dirahasiakan dan ditulis oleh John-Paul didalam suratnya. Tapi walaupun begitu, tetap aja pertanyaan bagaimana selanjutnya, apa yang terjadi dengan tokoh ini menggiring hati kecil saya untuk membaca bab-bab berikutnya. Gaya terjemahan novel ini bisa dibilang cukup bagus dan sepertinya saya tidak menemukan typo (lupa). Saya sangat suka dengan tokoh Cecilia. Disini dia digambarkan sebagai seorang ibu rumahtangga yang kuat dan tangguh.
Secara keseluruhan akan saya kasih berapa stars ya buat novel yang masuk kategori #1 New York Times BestSeller dan #1 UK BestSeller ini?
Dan bintang yang saya kasih adalah........





Previous
Next Post »
Thanks for your comment

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER